Selasa, 21 Desember 2010

peralatan jaringan

Mengenal Peralatan Jaringan
Untuk dapat berjalan dengan baik, jaringan biasanya didukung dengan peralatan-peralatan jaringan. Berikut ini saya coba jelaskan singkat mengenai perangkat jaringan :
Repeater
Kita mengetahui bahwa sebenarnya data yang dikirimkan dalam jaringan itu sebenarnya berbentuk sinyal, semakin jauh jarak antara pemancar (source) data dengan penerima (receiver), maka kekuatan sinyal akan melemah. Repeater inilah alat untuk memperkuat sinyal tersebut sehingga sinyal menjadi kuat hingga sampai ke tujuannya (receiver).
Repeater bekerja pada lapisan OSI physical dan tidak memiliki kemampuan untuk menentukan arah tujuan akhir sinyal akan sampai, alat ini hanya menguatkan saja. Repeater biasanya digunakan pada topologi jaringan bus.
Hub
Sama seperti Repeater, hub berfungsi untuk memperkuat sinyal agar sinyal sampai ke tujuan pemancar walaupun jarak antara pemancar dengan penerima berjauhan. Hub juga tidak memiliki andil dalam menentukan sinyal tersebut akan dikirim kemana. Lalu perbedaan antara hub dengan repeater adalah pada hub terdapat sejumlah port yang menghubungkan antara hub dengan kabel sehingga hub juga sering dikenal dengan multi-port repeater. Alat ini juga sering digunakan pada topologi jaringan star.
Jaringan komputer dapat diibaratkan sebagai jalan untuk kendaraan umum. Pada suatu hub, hanya terdapat satu jalur untuk semua kendaraan yang masuk dan keluar. Oleh sebab itulah setiap kendaraan harus bergantian menggunakan jalur tol tersebut agar tidak terjadi tabrakan. Karena itulah, hub disebut sebagai peralatan yang mempunyai satu collucion domain (wadah tabrakan) untuk semua port.
Hub hanya mendukung mode half-duplex, karena hanya memiliki satu domain collusion untuk semua port. Pada status half-duplex, data hanya dapat dikirim atau diterima secara bergantian.
Bridge
Layaknya sebuah jalan raya, kadang saat kendaraan banyak maka akan timbul kemacetan. Untuk mencegah kemacetan tersebut biasanya banyak solusinya, salah satunya adalah pelebaran jalan atau jalan-jalan baru agar kuantitas kendaraan dapat dibagi sehingga mengecil. Seperti itulah masalah yang timbul pada suatu jaringan komputer apabila data yang dikirimkan banyak. Akan muncul kemacetan data pada transmisi (kabel) maka digunakanlah sebuah alat untuk membuat saluran baru agar data dapat dibagi layaknya penjelasan tadi diatas yaitu Bridge. Berbeda dengan hub dan repeater, bridge dapat menentukan tujuan akhir dari pengiriman data karena mampu bekerja pada lapisan OSI data link
Switch
Sama seperti sebuah Bridge, switch dapat mengatur akhir dari data akan dikirimkan karena bekerja pada lapisan OSI data link. Perbedaannya adalah bahwa switch memiliki beberapa port untuk menghubungkan setiap kabel. Switch juga sering disebut dengan multi-port bridge.
Cara memasang kabel pada switch sama seperti pemasangannya pada hub, karena itulah kini hub jarang digunakan dalam jaringan komputer. Namun terdapat perbedaan antara switch dengan hub, yaitu kendaraan yang masuk dan keluar dari suatu jalan cabang (port) dapat langsung masuk ke jalan tol (switch) tanpa harus menunggu kendaraan lain yang masuk melalui jalan cabang (port) lain. Hal ini dikatakan bahwa setiap port pada switch mempunyai collusion domain sendiri yang sangat mempercepat pengiriman data pada jaringan.
Jaringan computer
 adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer, software dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer adalah:
·    Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian printer, CPU, memori, harddisk
·    Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting
·    Akses informasi: contohnya web browsing
Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.
Berdasarkan skala :
·    Local Area Network (LAN): suatu jaringan komputer yang menghubungkan suatu komputer dengan komputer lain dengan jarak yang terbatas.
·    Metropolitant Area Network (MAN): prinsip sama dengan LAN, hanya saja jaraknya lebih luas, yaitu 10-50 km.
·    Wide Area Network (WAN): jaraknya antar kota, negara, dan benua. ini sama dengan internet.
Berdasarkan fungsi : Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:
·    Client-server
Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.
·    Peer-to-peer
Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.
Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan atas:
·    Topologi bus
·    Topologi bintang
·    Topologi cincin
·    Topologi mesh
·    Topologi pohon
·    Topologi linier
Berdasarkan kriterianya, jaringan komputer dibedakan menjadi 4 yaitu:
1.    Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
o    Jaringan terpusat
Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server
o    Jaringan terdistribusi
Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.
2.    Berdasarkan jangkauan geografis dibedakan menjadi:
o    Jaringan LAN
merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet.
o    Jaringan MAN
Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet.
o    Jaringan WAN
Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi.
3.    Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data.
o    Jaringan Client-Server
Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.
o    Jaringan Peer-to-peer
Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.
4.    Berdasarkan media transmisi data
o    Jaringan Berkabel (Wired Network)
Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
o    Jaringan Nirkabel(WI-FI)
Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar